Media sosial ini favorit bule booking PSK Indonesia

 Media sosial ini favorit bule booking PSK Indonesia
Dengan memanfaatkan media sosial, seorang Sex Therapys di Kuta, Bali, Bara Susanto, melakukan riset prostitusi online untuk Bule di Indonesia selama kurun waktu enam bulan. Hal ini dilakukannya guna melengkapi penulisan bukunya, menunjang profesinya, serta materi tambahan untuk penyempurnaan metode seks terbarunya, yaitu G-Spot Activation.

"Selama riset, mau tidak mau saya melakukan semua hal yang dilakukan oleh germo prostitusi online. Mulai dari memiliki anak buah sendiri, memasang iklan online di berbagai negara tiap harinya, dealing, hingga bertransaksi langsung," jelas Bara saat dihubungi merdeka.com, Rabu (20/5) malam.

Namun dirinya menuturkan media sosial yang digunakan untuk menjajakan para PSK-nya ini berbeda dengan para penjual/germo prostitusi online pada umumnya.

"Saya menggunakan media sosial yang tidak sama dengan para germo prostitusi online lainnya. Saya tidak menggunakan twitter dan sejenisnya. Saya menggunakan media sosial yang berbeda. Orang Indonesia tidak banyak yang menggunakan media sosial ini, media sosial ini biasanya digunakan oleh orang bule," ujarnya.

Bara yang enggan menyebutkan nama media sosial itu menjelaskan senang menggunakan media sosial tersebut karena efek yang didapat ketika dirinya mempublikasikan iklan di sana ialah tepat sasaran, segmented dan targeted.

"Dan dibeberapa email saya, mereka (bule) membooking PSK seminggu atau bahkan ada yang sampai tiga bulan sebelum datang ke Indonesia. Itu yang berbeda dengan lokal, lokal mah langsung dan vulgar, menurut saya itu karena media sosial yang dipakai umum," tutupnya.
[bal]
 
http://www.merdeka.com/peristiwa/media-sosial-ini-favorit-bule-booking-psk-indonesia.html

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Media sosial ini favorit bule booking PSK Indonesia"

Posting Komentar