WARNING.....Pidana 1 Tahun Bagi Caleg yang Curi Star Kampanye di Pesta Pileg 2019

WARNING.....Pidana 1 Tahun Bagi Caleg yang Curi Star Kampanye di Pesta Pileg 2019

Caleg Curi Start Kampanye, Pidana 1 Tahun Kurungan dan Atau Denda 12Jt Rupiah Menanti

SURABAYA, BeritaLima – Mencermati Surat Edaran Bawaslu RI perihal Pengawasan Pelaksanaan Kampanye Pemilu kepada Partai Politik Peserta Pemilu 2019 Sebelum Jadwal Tahapan Kampanye menyatakan, akan ada sanksi pidana jika ada orang yang melakukan Kampanye Pemilu di luar jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU.

Surat Edaran dari Bawaslu RI dan KPU RI secara tegas mengatakan ada sanksi pidana kepada calon peserta pemilu yang berkampanye diluar jadwal.









Bawaslu saat ini terus melakukan pengawasan “pra kampanye” terhadap Alat Peraga Sosialisasi (APS) liar Bakal Calon Anggota Legislatif, baik di dunia nyata maupun di dunia maya (sosmed) ataupun tindakan-tindakan kampanye yang dilakukan oleh Partai Politik Peserta Pemilu 2019.

Bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) yang mencuri start duluan untuk melakukan kampanye pencalonannya pada pemilihan umum 2019 mendatang bisa diancam pidana kurungan 1 tahun atau denda paling banyak Rp12 juta.
Pasal 276 Undang – Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. “Dilarang untuk membuat dan menayangkan iklan kampanye di lembaga penyiaran, media massa (cetak dan elektronik) dan media daring (online), dan diperbolehkan melakukan sosialisasi dan pendidikan politik di internal partai politik dengan metode pemasangan bendera partai politik dan nomor urutnya dan/atau pertemuan terbatas dan memberitahukannya secara tertulis kepada KPU dan Bawaslu paling lambat 1 (satu) hari sebelum kegiatan dilaksanakan.
Pendapat senada juga disampaikan oleh, Mohammad Jamil, SH. MH. Komisoner Panwaslu Kabupaten Sidoarjo, ditemui disela sela mengajar di kampus FH Ubhara Surabaya, Jamil sapaan akrabnya mewanti wanti kepada seluruh pengurus Partai Politik (Parpol) untuk dan Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) berhati hati dan tidak sembrono melakukan curi start kampanye seperti dimedia sosial dll. Ujarnya.
“Saran saya kepada segenap Bacaleg untuk hati-hati menertibkan atau menurunkan APS yang melanggar dan masih terpasang baik ditempat umum ataupun di medsos,” himbau Jamil.
Jamil menambahkan saat ini adalah masa pra kampanye, dimana Bacaleg (Caleg DCS) belum diperbolehkan dalam bentuk apapun berkampanye, kecuali parpol boleh melakukan kegiatan yang bersifat konsolidasi internal partai dalam 2 kategori kegiatan, yaitu 1. Pemasangan bendera dan 2. Konsolidasi internal.
Didalam Undang-undang No. 7 tentang Pemilu, menyebutkan defenisi kampanye dimana disebutkan penampilan citra diri juga masuk dalam kategori kampanye, citra diri yang masuk kategori kampanye seperti pembuatan Baliho/spanduk/meme atau postingan yang memuat lambang/logo partai, nama partai, nomor urut partai dan daerah pemilihan.
Dihubungi terpisah, Wakil Gubernur LIRA Jawa Timur Bambang Assraf HS, Lira sebagai Pemantau Independen terakreditasi menyampaikan, Kami akan segera berkirim surat himbauan kepada Parpol dan Bacaleg melalui Bawaslu Jawa Timur untuk tidak melakukan kampanye sebelum jadwal yg sudah ditentukan, yaitu tiga hari setelah penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) dimana penetapan DCT dijadwalkan tanggal 20 September 2018, maka kampanye dimulai tanggal 23 september 2018 sampai dengan 3 hari sebelum pemungutan suara (masa tenang) yakni tanggal 13 April 2019 Tahun depan, Bila ada Bacaleg yang masih nekat melakukan pelanggaran maka kami akan segera laporkan sesuai mekanisme dan peraturan yang ada”. Pungkas Assraf sapaan akrabnya. (ass)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " WARNING.....Pidana 1 Tahun Bagi Caleg yang Curi Star Kampanye di Pesta Pileg 2019"

Posting Komentar