Aher Disebut Bisa Gantikan Sandiaga Uno



  • Ahmad HeryawanPhoto :
  • Istimewa
Ahmad Heryawan


Peneliti Asosiasi Sarjana Hukum Tata Negara (ASHTN), Mei Susanto, menilai mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan bisa saja menjadi pengganti Sandiaga sebagai wakil gubernur DKI Jakarta. Alasannya, Pasal 7 Ayat (2) huruf o Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang UU Pilkada hanya mengatur daerah yang sama.

Aher adalah Gubernur Jawa Barat dua periode. Berdasarkan bacaan saya pada UU Pilkada, (Aher) tidak ada masalah," kata Mei kepada wartawan, Selasa, 21 Agustus 2018.
Mei menilai klausul Pasal 7 Ayat (2) huruf n UU Pilkada sebenarnya masih menimbulkan persoalan khususnya mengenai tafsir. Namun, tafsir yang tak jadi perdebatan adalah seseorang dibatasi menjadi kepala daerah baik gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati, walikota/wakil walikota untuk dua kali masa jabatan yang sama pada daerah yang sama.
Sayangnya, dalam ketentuan Pasal 7 Ayat (2) huruf n itu tidak ada klausul pada daerah yang sama," katanya.
Akibat ketidakadaan klausul tersebut, kata Mei, maka seolah-olah setiap kepala daerah yang sudah dua periode tidak boleh mencalonkan diri kembali di daereah lainnya untuk jabatan yang setara. Misal, pernah jadi gubernur dua periode di Jawa Barat kemudian otomatis tidak boleh mencalonkan diri di Jakarta atau daerah lainnya.
Sayangnya, dalam ketentuan Pasal 7 Ayat (2) huruf n itu tidak ada klausul pada daerah yang sama," katanya.
Akibat ketidakadaan klausul tersebut, kata Mei, maka seolah-olah setiap kepala daerah yang sudah dua periode tidak boleh mencalonkan diri kembali di daerah lainnya untuk jabatan yang setara. Misal, pernah jadi gubernur dua periode di Jawa Barat kemudian otomatis tidak boleh mencalonkan diri di Jakarta atau daerah lainnya.

Sumber : VIVA - 
"Hal ini menurut saya tidak tepat, karena tidak sesuai dengan tujuan pembatasan masa jabatan yakni 2 kali periode pada masa jabatan yang sama dan daerah yang sama. Dengan bahasa lain, setiap orang yang pernah menjabat sebagai kepala daerah diperbolehkan untuk maju menjadi kepala daerah di daerah lainnya," tuturnya.
Selain itu, Mei juga menilai Kementerian Dalam Negeri tidak bisa mengintervensi pergantian wakil gubernur DKI Jakarta yang sebelumnya termasuk apabila calon yang diusulkan adalah Aher.
"Kalau pun Kemendagri adalah pembina daerah-daerah, ia juga tidak memiliki kewenangan untuk menolak apalagi mengintervensi pencalonan wakil gubernur pengganti yang merupakan hak partai pengusung yang dijamin UU," kata dia








Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Aher Disebut Bisa Gantikan Sandiaga Uno"

Posting Komentar