GMNI Alor, NTT, melakukan aksi demo di kantor Pariwisata, Kamis, (4/10/2018). Mereka menanyakan transparansi dan akuntabilitas duit Expo dan Karnaval tahun 2018.
“Kami meminta kepada Kadis Pariwisata agar menyampaikan secara transparasi tentang penggunaan dana Expo Alor XII dan Karnaval V Tahun 2018,” ujar aktivis GMNI, Theofilus Aulaa, saat membaca pernyataan sikap di depan kantor Pariwisata, Kalabahi Kota, Kamis, (4/10/2018).
GMNI pun menuntut Kadis Pariwisata Alor Flora Gorangmau, SH, agar meminta maaf kepada GMNI atas pernyataannya di salah satu media online Alor.
“Karena pernyataan Kadis Pariwisata Alor telah merugikan nama baik lembaga GMNI. Kami minta agar Kadis meminta maaf secara terbuka di media online maupun cetak,” katanya.
Ketua GMNI Imanuel Mau Dollu, mengancam akan melakukan aksi di kantor Bupati Alor jika Kadis Flora tak sudi menemuinya.
“Kami akan aksi lanjut di kantor Bupati Alor jika Kadis Pariwisata tidak menemui kami. Kami akan desak Bupati segera mencopot jabatan
Kadis,” tegasnya.

Sekretaris Pariwisata Bernath Gen Al, menemui GMNI dan meminta maaf karena Kadis sedang keluar daerah, tugas dinas. Bernath bilang, dia akan sampaikan aspirasi GMNI kepada Kadis Flora setelah pulang tugas.
“Kadis sedang keluar daerah,” pungkas Bernath sambil bergegas menerima pernyataan sikap aspirasi GMNI.
Aksi itu dikawal ketat puluhan aparat gabungan (Polri dan Sat Pol PP), hingga GMNI membubarkan diri dengan tertib. *(dm).

Sumber : http://tribuanapos.com/2018/10/04/gmni-alor-demo-tanya-duit-expo/