HENDRO LUPA, INI ERA NOW, ERA SOSMED, BUKAN ZAMAN ORBA




[12:31, 8/5/2019] Abi Zalfa:

Oleh : Nasrudin Joha

Abdullah Mahmud Hendropriyono lupa banyak hal, termasuk lupa namanya ada unsur Arabnya. Saat mengumbar tudingan Islam arab, tudingan khilafah pecah belah, tudingan provokasi kepada WN keturunan Arab, dia lupa. Orang tuanya memberi nama dirinya : Abdulah Mahmud. Bukan Joko Hendropriyono.

Hendro juga lupa sejarah, betapa Warga Kerurunan Arab dan Islam punya andil besar bagi bangsa ini. Bahkan, sekte PKI yang memberontak di negeri ini, mayoritas keturunan Jawa, ada China, bahkan ada Sumatera, namun minus Keturunan Arab.

Hendro juga lupa lagi, mayoritas koruptor bukan WN keturunan Arab, tapi WN keturunan China. Tidak usah diurut kacang, cukup sebut Edy Tansil, Joko S Chandra, Robert Tantular, itu semua bukan WN keturunan Arab.

Tentang khilafah ? Khilafah tidak pernah menjajah negeri ini. Bahkan, kekhilafahan Turki Ustmani pernah mengirim bala bantuan untuk kesultanan kesultanan di wilayah Jawa dan Sumatera, melawan agresi penjajah. Yang menjajah negeri ini Belanda, Inggris dan Portugis. Bukan Arab, juga bukan Islam. Justru Kristen menebarkan agama, membonceng penjajah, baik Belanda, Inggris maupun Portugis.

Yang paling parah, dan ini super parah, ya ampuuun Hendro lupa. Sekarang era Now, era Sosmed, bukan zaman old, bukan zaman Orde Baru dimana Hendro pernah berjaya.

Sekarang Arab juga tidak menjajah, tapi Amerika dan China yang menjajah negeri ini secara ekonomi dan politik. Terus, Hendro bisa apa ? Bisakah Hendro menuding China dan Amerika biang kerok ?

Hendro masih belum siuman, dari romantisme sejarah orde baru. Dikiranya, rakyat negeri ini ketakutan dengan ujaran kaleng-kaleng. Hendro, setali tiga uang dengan Wiranto. Mereka masih merasa sang Jenderal yang hidup di zaman orba.

Coba lihat, berapa sadisnya netizen menguliti Hendro. Kasus Munir hingga talang sari yang tadinya adem ayem, ramai mengemuka ke publik.

Publik menjadikan 'Ancaman Hendro' hanya sekedar lucu lucuan. Bahkan, anak kemarin sore pun bisa mengkritik Hendro.

Saya tidak sanggup merasakan, betapa sakitnya seorang tokoh diperlakukan secara hina. Ya, semua berpulang pada ucapannya, yang tidak berfikir dan mengontrol tindakan sebelum mengambil sikap.

Ini semua gara-gara Pilpres, keinginan kuat untuk berkuasa menghilangkan nalar sehat untuk mengamati fakta. Faktanya, ini era perubahan. Faktanya, umat ini tidak mau lagi dipimpin rezim Jokowi.

Gagal merayu kemudian mengancam, memangnya umat ini takut ? Justru, ancaman itu akan diborong semuanya oleh Umat. Dan, adakah rezim tiran yang mampu memenangkan pertarungan menghadapi umat Islam ? [].
[12:33, 8/5/2019] Abi Zalfa: Pak hendro Perlu tahu ini ....

Mengapa Sejarah Indonesia direkayasa sedemikian rupa oleh para pengkhianat Bangsa ..?

Mengapa Rakyat Indonesia digiring oleh para pengkhianat Bangsa untuk membenci ARAB...?

KARENA ORANG-ORANG ARAB dan ORANG-ORANG PRIBUMI yang MENGANUT AGAMA DARI ARAB TELAH BERHASIL MENGUSIR KOMPENI DARI NEGERI INI..!

MEMBACA SEJARAH YANG SEBENARNYA KITA DAPAT MENJADI TAHU DAN TIDAK LAGI TERTIPU OLEH SEJARAH PALSU

1. MENJADI TAU

Siapa yang pertama memberitakan kemerdekaan Indonesia..?

Koran-koran ARAB.

2. MENJADI TAU

Siapa yang pertama mengakui kedaulatan Republik Indonesia..?

ARAB, MESIR dan PALESTINA.

3. MENJADI TAU

Siapa yang pertama mengirim bantuan Senjata dari luar Indonesia pasca Proklamasi..?

ARAB, senjata dari MESIR diangkut atas biaya ARAB SAUDI.

4. MENJADI TAU

Siapa tokoh yang pertama mengucapkan Selamat atas Kemerdekaan Indonesia..?

ARAB, Syaikh Ismail Husein Mufti Palestina.

5. MENJADI TAU

Proklamasi 1945 dibacakan di Rumah Orang ARAB, Faraj Martak. Jalan Proklamasi 56.

6. MENJADI TAU

Bung Karno sakit beri-beri sebelum proklamasi, sembuh diberi MADU ARAB oleh Faraj Martak.

7. MENJADI TAU

Kakeknya Bung Hatta belajar di ARAB.

8. MENJADI TAU

KYAI AHMAD DAHLAN dan KYAI HASYIM menimba ILMU di NEGERI ARAB.

9. MENJADI TAU

Orang yang dianggap berbahaya oleh Snouck Hurgronje adalah Orang yang pulang dari ARAB, karena Orang yang ISLAM yang pernah Berguru di NEGERI ARAB itulah yang dengan GAGAH BERANI Melawan kompeni dan oleh sebab itu ditandai dengan gelar HAJI dan hanya HAJI yang boleh mengenakan kopiah putih agar mudah dikenali

10. MENJADI TAU

Yang Menyelamatkan Bendera Pusaka saat agresi militer Belanda II 1948 adalah Orang ARAB, Mayor Husein Muthahhar. Beliau juga penyusun lagu Dirgahayu Indonesiaku, Hymne Syukur dan Mars Pramuka.

11. MENJADI TAU

Salah satu Bapak Pendiri Bangsa Kita adalah Orang ARAB, AR. Baswedan anggota BPUPKI dan Wakil Menteri Penerangan 1946. Kakek Anies Baswedan Gubernur Jakarta.

12. MENJADI TAU

Lambang Negara Indonesia, Garuda Pancasila, dibuat oleh keturunan ARAB, Syarif Abdul Hamid al-Kadrie. Sultan Pontianak.

13. MENJADI TAU

Sultan Syarif Kasim II keturunan ARAB, menyerahkan MAHKOTA, ISTANA, dan hampir seluruh Kekayaan Kesultanan Siak Sri Inderapura kepada Pemerintah RI termasuk Uang sebesar 13 juta gulden setara lebih dari 1000 triliun Rupiah...

Segebok Uang itulah yang diberikan secara cuma-cuma oleh Sultan Syarif Kasim II kepada Presiden Republik Indonesia pertama, Ir. Sukarno juga Lapangan minyak Stanvac yang menjadi pemasukan utama NKRI selama 73 tahun ini

please di kabarkan kepada yang lain

AGAR FITNAH TIDAK LAGI DAPAT MENIPU ANAK BANGSA..

#WASPADA! PKI TELAH MENUNJUKAN JATI DIRINYA!
LAWAAAN!!!
✊🏽✊🏽✊🏽👆🇲🇨👆

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "HENDRO LUPA, INI ERA NOW, ERA SOSMED, BUKAN ZAMAN ORBA"

Posting Komentar